PALANGKA RAYA – www.lintasberita1.com – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong pertumbuhan investasi di daerah tidak berhenti pada peningkatan aktivitas usaha dan masuknya modal. Investasi diharapkan mampu membuka lapangan kerja, menggerakkan usaha lokal, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Noor Fazariah Kamayanti, mengatakan investasi seharusnya menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Kehadiran perusahaan perlu diikuti dengan ruang yang lebih besar bagi masyarakat sekitar untuk terlibat dan memperoleh manfaat dari aktivitas ekonomi yang berkembang.
“Investasi harus bisa memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat daerah. Jangan sampai peluang ekonomi yang muncul justru lebih banyak dinikmati oleh pihak tertentu, sementara masyarakat lokal hanya menjadi penonton,” kata Noor, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki potensi investasi yang besar untuk menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus melahirkan usaha-usaha baru. Namun, peluang tersebut perlu disiapkan agar masyarakat lokal memiliki kapasitas untuk mengambil bagian.
Salah satu hal yang dinilai penting adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pemerintah bersama dunia usaha perlu mendorong pelatihan dan pengembangan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan sehingga tenaga kerja lokal memiliki peluang lebih besar mengisi posisi yang tersedia.
“Kalau SDM masyarakat dipersiapkan dengan baik, maka kehadiran investasi akan memberikan efek yang lebih luas. Masyarakat tidak hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi juga bisa mengembangkan usaha yang berkaitan dengan kegiatan investasi,” jelasnya.
Noor juga mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai ekonomi perusahaan. Menurutnya, masyarakat tidak harus selalu ditempatkan sebagai pekerja, tetapi juga dapat mengambil peran melalui penyediaan barang dan jasa maupun pengembangan usaha pendukung di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Di sisi lain, ia meminta pemerintah daerah tetap menjaga iklim investasi agar kondusif. Kemudahan pelayanan, regulasi yang jelas dan kepastian berusaha dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan investor sekaligus menarik investasi baru ke Kalteng.
Namun, kemudahan tersebut harus tetap berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat. Setiap aktivitas usaha diharapkan memperhatikan kondisi sosial serta keberlanjutan lingkungan di wilayah operasionalnya.
“Investasi yang kita dorong adalah investasi yang berkelanjutan. Pertumbuhan ekonomi penting, tetapi lingkungan dan kepentingan masyarakat juga harus menjadi perhatian,” ujarnya.
Noor berharap pemerintah daerah dan dunia usaha dapat memperkuat kemitraan sehingga investasi benar-benar menjadi instrumen untuk memperluas kesempatan ekonomi masyarakat.
Dengan begitu, keberhasilan investasi di Kalteng tidak hanya diukur dari nilai modal yang masuk atau bertambahnya aktivitas perusahaan, tetapi juga dari meningkatnya kesempatan kerja, tumbuhnya usaha lokal, serta membaiknya kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah investasi. *#TIM#* www.lintasberita1.com

