“Kalau SDM masyarakat dipersiapkan dengan baik, maka kehadiran investasi akan memberikan efek yang lebih luas. Masyarakat tidak hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi juga bisa mengembangkan usaha yang berkaitan dengan kegiatan investasi,” jelasnya.
Noor juga mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai ekonomi perusahaan. Menurutnya, masyarakat tidak harus selalu ditempatkan sebagai pekerja, tetapi juga dapat mengambil peran melalui penyediaan barang dan jasa maupun pengembangan usaha pendukung di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Di sisi lain, ia meminta pemerintah daerah tetap menjaga iklim investasi agar kondusif. Kemudahan pelayanan, regulasi yang jelas dan kepastian berusaha dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan investor sekaligus menarik investasi baru ke Kalteng.
Namun, kemudahan tersebut harus tetap berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat. Setiap aktivitas usaha diharapkan memperhatikan kondisi sosial serta keberlanjutan lingkungan di wilayah operasionalnya.
“Investasi yang kita dorong adalah investasi yang berkelanjutan. Pertumbuhan ekonomi penting, tetapi lingkungan dan kepentingan masyarakat juga harus menjadi perhatian,” ujarnya.
Noor berharap pemerintah daerah dan dunia usaha dapat memperkuat kemitraan sehingga investasi benar-benar menjadi instrumen untuk memperluas kesempatan ekonomi masyarakat.

