Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Juru bicara Fraksi PDIP, Yetro Midel Yoseph, menegaskan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) harus realistis.

Hal itu disampaikannya sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah (Pemda) untuk mengejar pemulihan dan percepatan pertumbuhan.

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah atau Kalteng.

APBD merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memajukan perekonomian nasional dan daerah sekaligus menjawab aspirasi masyarakat akan perubahan positif dalam penyelenggaraan dan pembangunan.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna IV DPRD Kalteng yang digelar di Ruang Rapat Jalan S Parman, Palangka Raya, Senin, 11 November 2024.

Pandangan fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) secara keseluruhan adalah terkait pelaksanaan APBD 2025.

“Tujuan pemerintah adalah mengambil inisiatif, dalam hal ini instansi terkait harus menyusun rencana aksi secara efektif dan efisien, tidak monoton,” ujarnya.

“Saya berharap pemerintah serius menangani penanggulangan banjir, penanggulangan bencana alam, peremajaan hutan dan lahan, serta mengantisipasi bencana yang menyertainya,” harapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa penyusunan APBD 2025 akan mengutamakan peningkatan pendidikan, kesehatan, sumber daya manusia, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi daerah.