PALANGKA RAYA – www.lintasberita1.com – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap dampak lanjutan dari gejolak harga energi yang berpotensi meningkatkan beban biaya hidup masyarakat.
Menurut Faridawaty, masyarakat berpenghasilan rendah menjadi kelompok yang paling rentan terdampak ketika perubahan harga energi memicu kenaikan biaya kebutuhan lainnya. Kondisi tersebut dapat berpengaruh terhadap kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, termasuk pendidikan dan kesehatan.
“Di tengah fluktuasi harga energi, yang harus menjadi perhatian adalah menjaga kestabilan biaya sekolah dan fasilitas kesehatan bagi masyarakat kelas bawah agar mereka tidak semakin terbebani,” kata Faridawaty, Selasa (23/7/2026).
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kalteng itu menegaskan pendidikan dan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus tetap dapat diakses secara layak dan terjangkau.
Ia meminta pemerintah memastikan berbagai program yang telah berjalan di sektor pendidikan dan kesehatan tetap dilaksanakan secara optimal, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Menurutnya, kenaikan biaya hidup yang terjadi secara berantai dapat memperbesar tekanan terhadap rumah tangga berpenghasilan rendah. Apabila biaya pendidikan dan layanan kesehatan ikut meningkat, kelompok rentan akan menghadapi beban yang semakin berat.
Karena itu, pemerintah dinilai perlu menyiapkan langkah antisipatif agar tekanan ekonomi tidak mengurangi kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar.
Faridawaty juga meminta pemerintah memastikan berbagai program perlindungan sosial, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan, benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, ketepatan sasaran menjadi faktor penting agar bantuan pemerintah dapat memberikan dampak langsung dalam mengurangi beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
“Pemerintah harus memastikan program perlindungan sosial diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Jangan sampai kelompok yang rentan justru tidak mendapatkan perlindungan ketika tekanan ekonomi meningkat,” ujarnya.
Ia menilai kebijakan yang memberikan perhatian terhadap masyarakat berpenghasilan rendah juga penting untuk menjaga stabilitas sosial dan mencegah kesenjangan semakin melebar.
Selain bantuan sosial, penguatan berbagai program perlindungan masyarakat dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan sehingga masyarakat memiliki kemampuan menghadapi perubahan kondisi ekonomi.
Faridawaty menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diperlukan untuk memastikan kebijakan perlindungan sosial berjalan efektif.
Koordinasi yang baik dinilai dapat membantu pemerintah mengidentifikasi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan sekaligus memastikan program yang disalurkan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Ia berharap pemerintah terus memantau perkembangan ekonomi dan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga keterjangkauan pendidikan serta layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Dengan perhatian dan langkah antisipatif yang tepat, kita berharap hak dasar masyarakat tetap terpenuhi meskipun menghadapi berbagai tantangan akibat perubahan harga energi,” pungkas Faridawaty. *#TIM#* www.lintasberita1.com

