Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Achmad Rasyid, berharap pemerintah daerah atau provinsi dapat menjadikan sektor pertanian dan perkebunan sebagai motor penggerak ekonomi di pedesaan.

Ketua Komisi II Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam DPRD Kalimantan Tengah menilai kedua sektor tersebut memiliki potensi yang besar dan sangat erat kaitannya dengan masyarakat pedesaan.

“Saya berharap pemerintah daerah (pemda) lebih serius dan konsisten dalam menjadikan sektor pertanian dan perkebunan sebagai motor penggerak ekonomi pedesaan,” kata Ahmed Rashid, Rabu (17/07/2024).

Rasyid menilai, pembinaan kepada pelaku usaha pertanian dan perkebunan di pedesaan menjadi hal yang penting bagi pemerintah.

“Tentunya ini sebagai langkah untuk mendorong petani agar mengembangkan sistem pertanian dan perkebunan sehingga dapat berdampak pada hasil panen petani,” ujarnya.

Ia mengakui kendala dan tantangan yang dihadapi petani memang makin beragam dan terus bertambah.

Oleh karena itu, ia terus menerus menyampaikan perlunya keterlibatan dan dukungan yang signifikan dari pemerintah daerah untuk mengatasi masalah tersebut.

Politisi senior dari Partai Gerindra ini mengakui, dengan hadirnya sistem pertanian modern, pemerintah harus mengutamakan petani di pedesaan.

Meski diakuinya, pemerintah selama ini terus memberikan bantuan alat dan mesin pertanian yang canggih,

“Kalau bicara bantuan, memang begitu. Namun, perlu dipertimbangkan apakah SDM di desa sudah memadai untuk memberikan bantuan tersebut,” katanya.

Ia juga menyinggung perlunya edukasi kepada pengguna tentang cara mengoperasikan alat tersebut, sekaligus memastikan alat tersebut layak digunakan di lahan petani di wilayah tersebut.

Selain itu, Achmad Rasyid mengimbau petani di desa agar tidak cepat puas dengan hasil pertanian dan perkebunan yang selama ini diraih.

Ia berharap agar para petani tetap bersemangat dan terus berinovasi sehingga ke depannya, bertani tidak lagi menjadi profesi yang dipandang sebelah mata oleh masyarakat.

“Tentu saja, petani memegang peranan penting dalam mewujudkan ketahanan pangan di daerah. Hal ini perlu diluruskan agar tidak terjadi salah kaprah tentang profesi bertani,” pungkas Ahmad Rasyid. *#TIM#* www.lintasberita1.com