Palangka Raya – lintasberita1.com – Siswandi, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, meminta pemerintah menambah anggaran sektor pendidikan, dengan fokus khusus di daerah Kalteng.

Dia mengatakan, peningkatan anggaran yang dialokasikan untuk sektor pendidikan akan meningkatkan kualitas pendidikan dan kemampuan untuk mengoptimalkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui sektor ini.

“Berdasarkan anggaran bidang pendidikan saat ini, kami menilai belum memberikan dampak yang signifikan terutama dalam hal peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Sehingga perlu diperhatikan,” ujarnya, Selasa, 13 Juni 2023.

Ia mengungkapkan anggaran pendidikan yang dialokasikan dari APBD Kalteng saat ini sekitar 28 persen. Ia menilai, jumlah tersebut sangat tidak memadai dan tidak memberikan kontribusi percepatan pembangunan pendidikan di wilayah Kalimantan Tengah secara merata sehingga perlu ditingkatkan.

Dia mengatakan bahwa dia percaya alokasi 28 persen hanya dimaksudkan untuk memenuhi kewajiban hukum untuk mengalokasikan setidaknya 20 persen. Namun, jika anggaran terbatas, tidak akan cukup untuk meningkatkan atau memajukan sektor pendidikan di wilayah Kalimantan Tengah.

Ia menyarankan untuk mencapai kemajuan dan pembangunan yang seimbang di bidang pendidikan provinsi ini, pemerintah daerah harus mengalokasikan anggaran tidak kurang dari 28 persen, dengan anggaran pendidikan minimal sekitar 30 hingga 40 persen.

Menurutnya, menyiapkan anggaran pendidikan yang memadai itu penting dan tidak ada salahnya. Ketika anggaran mencukupi, perbaikan fasilitas bisa dilakukan secara merata. Ia juga menyebutkan bahwa pendidikan sangat penting untuk meningkatkan sumber daya manusia. *#TIM#* www.lintasberita1.com