PALANGKA RAYA – www.lintasberita1.com — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka mengikuti Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.
Kegiatan yang disiarkan secara langsung melalui live streaming tersebut berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Provinsi Kalteng.
Rapat dihadiri Gubernur Kalteng bersama Ketua DPRD Kalteng. Turut hadir Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, dan Wakil Ketua III DPRD Kalteng serta para anggota DPRD dari berbagai fraksi dan komisi.
Rapat Paripurna Istimewa dibuka oleh pimpinan DPRD sebelum seluruh peserta mengikuti siaran langsung pidato Presiden RI dari Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta.
Para anggota DPRD bersama jajaran eksekutif menyimak penyampaian Presiden terkait arah pembangunan nasional, kebijakan keuangan negara, serta berbagai capaian dan agenda pemerintah.
Sejumlah isu yang disampaikan dalam pidato tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan kepentingan pembangunan daerah, termasuk penguatan ekonomi, ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta stabilitas nasional.
Gubernur Kalteng, Ketua DPRD, dan para wakil ketua DPRD tampak menyimak dan mencatat sejumlah poin yang dinilai relevan dengan arah pembangunan Kalteng.
Ketua DPRD Kalteng mengatakan pidato kenegaraan menjadi momentum untuk melihat kembali arah pembangunan nasional sekaligus menyelaraskannya dengan kebijakan pembangunan daerah.
“Pidato Presiden memberikan gambaran utuh mengenai arah bangsa ke depan. Tugas kita di daerah, khususnya DPRD Kalteng bersama Gubernur dan jajaran eksekutif, adalah memastikan setiap instruksi strategis nasional tersebut diterjemahkan ke dalam program kerja nyata yang menyentuh kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menerjemahkan kebijakan nasional sesuai kebutuhan dan potensi daerah.
Sejumlah sektor strategis Kalteng, seperti hilirisasi industri, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta penguatan sektor pertanian, dinilai perlu terus dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Usai mengikuti pidato Presiden, sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian DPRD Kalteng antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur konektivitas, serta ketahanan pangan.
Di sektor pendidikan dan SDM, pemerintah daerah didorong menyesuaikan program prioritas untuk meningkatkan daya saing generasi muda Kalteng.
Sementara di bidang infrastruktur, pembangunan jalan dan jembatan penghubung antardaerah dinilai penting untuk meningkatkan konektivitas sekaligus menekan biaya logistik.
Adapun sektor pangan diarahkan pada optimalisasi potensi pertanian Kalteng sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
Gubernur Kalteng turut mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mengikuti agenda kenegaraan tersebut.
Kebersamaan antara eksekutif dan legislatif dinilai penting dalam memastikan kebijakan pembangunan nasional dapat diterjemahkan ke dalam program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kalteng.
Rapat Paripurna Istimewa kemudian ditutup dengan foto bersama jajaran pimpinan daerah, pimpinan DPRD, serta anggota DPRD Kalteng yang hadir.
Momentum tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan mengawal pelaksanaan pembangunan di Kalimantan Tengah. *#TIM#* www.lintasberita1.com

