Selain itu, Hj Siti Nafsiah mengemukakan bahwa masih banyak perempuan di berbagai daerah terpencil di Kalimantan Tengah yang belum memiliki akses terhadap pendidikan nonformal. Karena itu, ia menghimbau pemerintah daerah dan instansi terkait untuk lebih berinisiatif menyelenggarakan program pelatihan yang menjangkau daerah-daerah terpencil tersebut.

Ia menyatakan bahwa hal ini penting agar setiap perempuan, tanpa kecuali, dapat merasakan manfaat dari pendidikan nonformal.

“Dukungan dari sektor swasta dan LSM sangat penting karena mereka dapat memberikan bantuan pendanaan dan pendampingan. Kolaborasi yang baik akan memastikan keberlangsungan program pembatasan ini,” pungkasnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com