Palangka Raya, lintasberita1.com – Anggota DPRD Kalteng, Duwel Rawing mendorong pemerintah supaya dapat menekan kasus KDRT yang kerap terjadi dengan menyampaikan atau memberikan edukasi terkait berbagai hal mengenai KDRT kepada masyarakat.
Saat ini KDRT masih banyak terjadi didalam lingkungan keluarga khususnya di Kalteng, dan mengenai berbagai bentuk KDRT itu masih jarang dipahami oleh masyarakat, sebab KDRT tidak hanya berbentuk kekerasan fisik saja, tapi bisa juga dengan kata-kata kasar.
“KDRT ini harus dipandang secara luas, karena tidak hanya sebatas kekerasan fisik saja, tapi juga kata-kata kasar, menghina, melecehkan juga masuk dalam kategori KDRT. Maka dari itu edukasi perlu disampaikan dan yang paling penting sampaikan juga sanksi hukum atas tindakan tersebut,” ucapnya, Minggu 10 April 2022.
Dia menjelaskan KDRT sering kali terjadi karena kurang matangnya kedewasaan seseorang dalam menyikapi permasalahan rumah tangga dan juga masalah ekonomi serta usia individu yang belum masuk kategori siap menikah, itu kerap terjadi terhadap mereka yang menikah dini.
“Rata-rata KDRT sering terjadi dalam rumah tangga yang menikah dini, terutama di wilayah pelosok ditambah lagi edukasi terkait itu minim dilakukan. Maka dari itu, hal tersebut harus digencarkan,” tuturnya.
Di sisi lain peran untuk menekan kasus KDRT ini juga tidak hanya serta merta bisa dilakukan pemerintah, namun juga bisa dilakukan oleh keluarga didalam satu lingkungan dengan saling berbagi informasi dan memberikan saran terkait hal-hal positif dalam membina rumah tangga kepada keluarga yang lainnya.

