Oleh karena itu, Asdy Narang menyarankan, agar perencanaan pembangunan di Kalteng tidak hanya terfokus pada wilayah perkotaan tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah.

Asdy Narang menerangkan, jika pembangunan hanya fokus pada wilayah tertentu saja, maka tak menutup kemungkinan Kaleng kehilangan potensi sumber daya alam dan perekonomian.

Untuk mewujudkan pembangunan yang bermanfaat untuk seluruh lapisan masyarakat, Asdy menyebut, masyarakat harus dilibatkan dalam proses pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.

Selain itu, lanjut Asdy, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif.

Menurutnya, dengan melibatkan masyarakat, maka akan tumbuh rasa memiliki masyarakat terhadap proyek pembangunan tersebut dan akan menjaga serta mendukung kesuksesan proyek pembangunan itu.

Dikatakan Asdy Narang, penggunaan anggaran yang efisien dan tepat sasaran juga penting dalam pembangunan.

Dia menyarankan, anggaran pembangunan harus dialokasikan dengan bijak dan memprioritaskan sektor yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Anggaran harus digunakan lebih bijak dan fokus pada program-program berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Dirinya pun berharap, seluruh elemen masyarakat bisa berperan aktif dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif di Kalteng.