Palangka Raya – www.lintasberita1.com  – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, H. Sudarsono, memberikan apresiasi atas hadirnya program perpustakaan digital keliling yang kini mulai menjangkau wilayah pedesaan. Ia menilai langkah ini mampu memperluas akses bacaan dan meningkatkan minat literasi masyarakat, terutama di daerah terpencil.

“Perpustakaan digital keliling hadir dengan konsep modern, membawa perangkat tablet dan e-book sehingga masyarakat bisa membaca secara praktis. Inovasi ini selaras dengan perkembangan zaman yang menuntut akses informasi serba cepat,” ujar Sudarsono, Senin (1/9/2025).

Menurutnya, selama ini masyarakat desa masih menghadapi keterbatasan fasilitas perpustakaan konvensional. Kehadiran layanan keliling menjadi solusi nyata untuk menjembatani kesenjangan akses terhadap bahan bacaan berkualitas.

“Selain anak sekolah, fasilitas ini juga bisa dimanfaatkan oleh kalangan orang tua. Dengan demikian, budaya membaca dapat tumbuh di semua lapisan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sudarsono mendorong agar koleksi digital terus diperbarui, meliputi buku pelajaran, keterampilan, hingga literatur lokal yang relevan dengan kebutuhan warga.

“Program ini harus dijaga keberlanjutannya. Jangan sampai hanya seremonial, tapi benar-benar memberi manfaat nyata bagi desa,” tegasnya.

Selain meningkatkan literasi, ia menilai program ini juga berkontribusi dalam pemerataan pendidikan, terutama di daerah yang jauh dari pusat kota.

“Jika minat baca tumbuh sejak usia dini, hal itu akan berdampak positif pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Kalteng di masa depan,” tambahnya.

Sudarsono menegaskan komitmennya untuk mengawal dan mendukung keberlanjutan program perpustakaan digital keliling melalui dorongan kebijakan dan dukungan anggaran daerah.

Dengan hadirnya layanan ini, DPRD Kalteng berharap masyarakat desa semakin dekat dengan dunia literasi, sekaligus mampu memperluas wawasan dan keterampilan guna mendukung pembangunan daerah. *#TIM#* www.lintasberita1.com