Palangka Raya – www.lintasberita1.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2025. Pembahasan tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025, Selasa (19/8/2025).

Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, melalui Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung, menyampaikan bahwa perubahan APBD dilakukan untuk menyesuaikan berbagai dinamika belanja dan pendapatan daerah.

“Kita menyampaikan nota perkembangan awal untuk perubahan anggaran 2025, karena ada sejumlah penyesuaian yang perlu dilakukan,” ujar Leonard.

Ia menjelaskan, perubahan APBD 2025 difokuskan pada program-program prioritas sesuai visi dan misi Gubernur, terutama yang berdampak langsung pada masyarakat.
Beberapa penyesuaian juga dilakukan untuk mengantisipasi inflasi serta menyesuaikan perubahan opsen pajak dan transfer dari pemerintah pusat yang dipengaruhi situasi ekonomi global.

“Program yang bukan prioritas sementara akan dikesampingkan. Fokus kita adalah pada sektor yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansary, yang memimpin jalannya rapat menegaskan, DPRD akan menelaah secara cermat setiap sektor agar dapat meningkatkan pendapatan daerah tanpa mengganggu keseimbangan fiskal.

“Kita akan cermati bersama sektor-sektor potensial untuk meningkatkan pendapatan daerah,” tandas Ansary.

Rapat paripurna ini menjadi awal dari rangkaian pembahasan Raperda tentang Perubahan APBD 2025, yang dijadwalkan akan dilanjutkan dalam sidang berikutnya untuk membahas rincian program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. *#TIM#* www.lintasberita1.com