Ia menegaskan, opini WTP tidak hanya menjadi prestasi administratif semata, tetapi juga harus tercermin dalam pelaksanaan program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana pengelolaan keuangan yang baik tersebut mampu berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan berbagai program yang menyentuh kebutuhan warga,” katanya.
Selain itu, Hap juga mendukung langkah Pemko Palangka Raya untuk segera menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang diberikan oleh BPK RI. Menurutnya, rekomendasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi guna memperkuat sistem pengawasan serta meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran daerah.
“Predikat WTP ini harus terus dipertahankan. Namun yang lebih utama adalah bagaimana tata kelola pemerintahan semakin baik, transparan, dan mampu memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat Kota Palangka Raya,” pungkasnya.
Diketahui, Pemko Palangka Raya kembali meraih opini WTP atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian tersebut sekaligus menjadi opini WTP ke-10 yang berhasil diraih secara berturut-turut oleh Pemko Palangka Raya. *#TIM#* www.lintasberita1.com

