Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Forum Partisipasi Masyarakat untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) menyelenggarakan kegiatan pelatihan Kewirausahaan Perempuan yang berfokus pada bidang roti. dan pembuatan kue kering. Acara tersebut berlangsung pada Sabtu (25/11/2023) di Balai Dinas Ketenagakerjaan Kota Palangka Raya.
Dalam sambutannya pada acara tersebut, Victoria Aden, Kepala Dinas P3APPKB Linae, menekankan pentingnya peran potensi wirausaha perempuan di Indonesia dalam sektor perekonomian. Ia menegaskan, perempuan tidak hanya sebatas menjadi ibu rumah tangga dalam keluarga, namun juga dapat berkontribusi besar dalam meningkatkan perekonomian keluarga. Aden menekankan perlunya dorongan, dukungan, dan fasilitasi agar perempuan dapat mengenali dan memaksimalkan potensinya guna membantu perekonomian keluarga.
Ia juga berharap dapat menciptakan kehidupan yang lebih baik dan berkontribusi pada peningkatan ketahanan keluarga. Ketahanan keluarga pada hakikatnya berkaitan dengan kemampuan keluarga untuk bertahan dan menanggung kesulitan dan transformasi yang dapat berdampak pada soliditas dan ketahanan eksistensi keluarga.
Dijelaskannya, saat ini kami dari Departemen sedang berupaya memasukkan Pemula Kewirausahaan ke dalam data kami. Kami akan mengelompokkan mereka dan memberikan pelatihan, dengan tujuan membantu mereka menerima dana bantuan dari Pemerintah untuk memulai usahanya.
Ia menambahkan, pihaknya berharap para peserta dapat serius mengikuti pelatihan ini agar ilmu dan pengalaman baru tersebut dapat menjadi peluang usaha yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga dan meningkatkan ketahanan keluarga, sehingga pada akhirnya dapat mencegah terjadinya stunting.
Selain itu, Lily Hadianie, Ketua III Forum Puspa, juga menyebutkan di tempat yang sama bahwa inisiatif ini sejalan dengan agenda Presiden RI untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan. Dia lebih lanjut menambahkan bahwa akan ada upaya ke depan yang sejalan dengan arahan pemerintah.
Bantuan mixer diberikan kepada seluruh peserta kegiatan ini sebagai bentuk dukungan untuk membantu usahanya. Peserta kegiatan ini antara lain Kelompok Perempuan Penyandang Disabilitas, Kelompok Perempuan Penyintas (Korban Kekerasan), Forum PUSPA, dan Kelompok UMKM Pemula. *#TIM#* www.lintasberita1.com

