“Kawasan udang BERKAH di Desa Sei Raja, Kabupaten Sukamar merupakan program strategis pemerintah dan telah dilakukan panen raya sebagian, sebanyak 118,9 ton udang waname yang dijual ke PT. BMS Serang, Banten,” terang Sugeng Kaspani.
Dalam kunjungan ini, Ali Giyono Bakut, pelaku usaha perikanan di Kota Palangka Raya yang bergerak di bidang ekspor, memberikan penjelasan mengenai ekspor lele yang telah dilakukannya.
“Ikan lele diekspor dalam bentuk lele hidup, lele mati, atau lele beku. Harga ikan beku memang lebih murah, tetapi lele hidup paling banyak peminatnya. Lele ini dikirim melalui jalur udara, dengan waktu pengiriman maksimal 35 jam sejak pengemasan hingga pembongkaran,” jelas Ali.
Pada kesempatan berbeda, Kepala Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, H. Darliansjah, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar kegiatan ekspor berjalan efektif.
“Ke depannya, sebagai tindak lanjut dari PKS, kami berharap UGM menjadi mitra kami untuk terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan-pelatihan guna mendukung kegiatan ekspor dan pengembangan UPI di Kalimantan Tengah,” pungkas Darliansjah. *#TIM#* www.lintasberita1.com

