Palangka Raya – www.lintasberita1.com — Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 Karnaval Budaya dalam rangkaian Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025, yang digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah. Pengumuman pemenang disampaikan secara resmi pada malam penutupan FBIM di Stadion Tuah Pahoe, Kamis (23/5/2025).
Mengusung tema “Pangan Biru dan Semangat Persatuan Laut dan Budaya”, Dislutkan Prov. Kalteng menampilkan parade mobil hias bertema kelautan yang mencuri perhatian penonton dan para juri. Penampilan tersebut menyinergikan kampanye pelestarian sumber daya perairan dengan ekspresi seni dan budaya lokal.
Mobil hias Dislutkan menampilkan miniatur kapal penangkap ikan yang membawa ikon udang vaname, komoditas perikanan unggulan Kalimantan Tengah yang saat ini dikembangkan di Kabupaten Sukamara. Parade ini makin semarak dengan kehadiran para penari berkostum ikan dan nelayan, serta maskot Raja dan Ratu Udang Vaname yang mendampingi Kepala Dislutkan Prov. Kalteng, Sri Widanarni.
“Penampilan ini bukan sekadar hiburan, tapi juga sarana edukasi tentang pentingnya perairan kita—laut, sungai, dan danau—sebagai bagian dari identitas dan budaya lokal,” ujar Sri Widanarni usai menerima trofi juara.
Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, yang hadir langsung menutup FBIM 2025 dan Kalteng Expo, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta, khususnya Dislutkan, atas penggabungan nilai budaya dengan isu ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.
“Festival ini adalah ajang untuk menunjukkan jati diri kita sebagai masyarakat Kalteng. Dislutkan Kalteng telah memberikan warna berbeda dengan mengusung tema pangan biru dan keberlanjutan lingkungan dalam bentuk ekspresi budaya,” kata Gubernur.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa sektor kelautan dan perikanan bukan hanya berperan dalam ketahanan pangan, tetapi juga mampu mendorong ekonomi kreatif dan pelestarian warisan budaya lokal. Penampilan yang sarat makna ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan menegaskan kontribusi sektor kelautan terhadap pembangunan daerah.
Kepala Dislutkan Prov. Kalteng menutup pernyataannya dengan harapan agar pesan-pesan kampanye yang dibawa melalui karnaval ini terus bergema dan menginspirasi OPD lain untuk mengangkat isu strategis daerah melalui budaya. *#TIM#* www.lintasberita1.com

