Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan UPR, Wilson, menjelaskan bahwa fakultasnya kini memiliki nomenklatur baru yang mencakup tiga bidang utama, yakni pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat sepuluh program studi di fakultas tersebut, dengan tiga di antaranya merupakan program studi perikanan yang siap mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kalimantan Tengah.

“Melalui kerja sama ini diharapkan dapat tercipta berbagai inovasi, pengembangan penelitian, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kelautan dan perikanan,” terang Wilson.

Perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Universitas Palangka Raya tentang peningkatan mutu penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang telah ditandatangani pada tahun 2024.

Selain penandatanganan PKS, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan diskusi bertema Pemetaan Kebutuhan Riset Daerah Menuju Kota Palangka Raya Keren, yang menghadirkan Guru Besar Fakultas Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan UPR, Sulmin Gumiri, sebagai narasumber.

Melalui kolaborasi ini, Dislutkan Kalteng dan UPR berkomitmen memperkuat sinergi dalam menghadirkan pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang maju, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah. *#TIM#* www.lintasberita1.com