Palangka Raya – lintasberita1.com – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Prov. Kalimantan Tengah, Darliansjah didampingi oleh Sugeng Kaspani, Kepala Divisi Budidaya, Pengolahan, dan Pemasaran, dan Silvia Irmayuti, Analis Pasar Hasil Perikanan JFT, saat menerima kunjungan Ali Giono pada Selasa (11/7/2023). , Pelaku Usaha PT. Bakut 99, dan Perwakilan Penyuluh dari Dinas Perikanan Kota Palangka Raya.

Titin, Penyuluh Perikanan Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, menyatakan tujuan kunjungan ini untuk mengkoordinasikan kegiatan terkait pembangunan Unit Pengolahan Ikan (UPI) di kota tersebut. Titin mewakili rombongan menambahkan perwakilan penyuluh perikanan dan pelaku usaha di Palangka Raya siap bekerjasama dengan Dislutkan Provinsi Kalteng guna mensukseskan pembangunan UPI di kota tersebut.

Darliansjah menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kunjungan tersebut, menyatakan bahwa pengembangan UPI di Kalteng khususnya Palangka Raya dapat dicapai melalui program unggulan Komoditas Patin Berorientasi Ekspor Terpadu. Untuk mewujudkan program ini, diperlukan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kota Palangka Raya, Pelaku Usaha, dan Penyuluh Perikanan. Darliansjah juga menyebutkan kesiapannya untuk bersinergi dalam mendukung pembangunan UPI di Kota Palangka Raya.

Menurut data produksi lele di Kota Palangka Raya menduduki posisi teratas dalam membudidayakan jenis ikan dan sangat disukai oleh para pembudidaya ikan di kota tersebut. Hal ini menyebabkan komoditas lele menjadi produk ekspor.

Dalam acara tersebut, Pelaku Usaha Ali Giono memaparkan bagaimana alur proses ekspor produk perikanan budidaya yang digelutinya akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang perkembangan UPI skala mikro berorientasi ekspor lele di Kota Palangka Raya.

Usai pertemuan ini, akan dilakukan kunjungan ke UPI di Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, dan pertemuan dengan kelompok pembudidaya ikan, Bina Harapan Mandiri, di Kereng Bangkirai. Usai kunjungan, akan dilakukan pembahasan dalam rapat dengan Dinas Kota Palangka Raya terkait usulan lokasi UPI Kota Palangka Raya. Pertemuan ini akan menjadi acuan untuk pembahasan lebih lanjut dengan Walikota Palangka Raya dan jajarannya untuk mendapatkan dukungan terhadap program ini.

Darliansjah menyimpulkan bahwa diperlukan komitmen yang mendesak dalam sinergi guna mencapai realisasi yang diharapkan dari UPI berskala mikro yang terintegrasi dan berorientasi ekspor. *#TIM#* www.lintasberita1.com