PALANGKA RAYA. lintasberita1.com – Dalam mempersiapkan rangkaian Diesnatalis Universitas Palangka Raya (UPR) yang akan diselenggarakan pada 10-30 pada November 2021 nanti, seluruh petinggi civitas UPR mengelar minum teh bersama unsur pimpinan, panitia, Bem dan alumni UPR di halaman gedung Rekrorat, pada Kamis (04/11/2021).
Acara yang digelar dengan kudapan hasil perkebunan seperi jagung, singkong, kue basah serta teh dan kopi tersebut berlangsung hangat.
Rektor DR Andrie Elia SE., M.Si., menyampaikan, bahwa perayaan HUT UPR yang akan diselenggarakan, tanpa adanya dukungan anggaran. Hal tersebut tentu menjadi momentum untuk melakukan kebersamaan kata rektor.
“Saya dan wakil rektor akan menyumbangkan sapi. Silahkan dari pihak fakultas hendak menyumbangkan apa. Maksud saya menyampaikan hal ini, adalah untuk menunjukkan rasa kecintaan kita, kebersamaan dalam keluarga besar UPR dan kepedulian kita yang kompak, ditunjukkan dalam moment Diesnatalis UPR kali ini,” ucapnya.
Di satu sisi, ia juga menyampaikan, hal tersebut akan senada dengan tema Diesnatalis ke 58 yakni Merajut kebangsaan didalam kebhinekaan dengan semangat Huma Betang, UPR Berkarya untuk Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Andrie Elia mendengarkan saran dan masukan dari civitas UPR, terkait rencana kegiatan yang akan diselenggarakan dalam meriahkan diesnatalis UPR.
Yakni saran dari Dekan Fakultas Kedokteran UPR Prof Dr. Syamsul Arifin Mpd, yakni dapat digelar kegiatan akademik dan pemberian penghargaan.
“Untuk meramaikan hutan UPR, saya mendapatkan masukan agar diadakan kegiatan pemberian penghargaan kepada dosen dengan kategori Penulisan jumlah buku terbanyak, penelitian terbaik, sudah berapa jumlah penemuannya dan lainnya. Selain itu digelar kegiatan akademik,” usulnya.
Sementara itu turut juga hadir Ketua ikatan alumni UPR (Iluni UPR) , Yansen Binti. Pria yang penah menempuh kuliah S1 di UPR tahun 1978, mengatakan bahwa sebenarnya akan digelar reuni akbar dan munas yang bertepatan pada kegiatan diesnatalis UPR. Akan tetapi rencana tersebut belum matang dan ditunda.
“Beberapa saat lalu rekan dari UPR mendaulat saya sebagai Ketua alumni. Sejak itu kita menghimpun alumni UPR dan kini sudah berjumlah ratusan ribu tersebar di seluruh Indonesia. Perlu saya sampaikan bahwa kami ada rencana membuat reuni akbar dan munas ad art. Ketua panitianya adalah Nuryakin (Pj Sekda Provinsi Kalteng). Untuk munas belum bisa dilaksanakan tahun ini, karena masih ada beberapa rencana yang harus dipersiapkan,” ungkapnya.
Ditambahkannya bahwa Iluni UPR kedepannya akan melakukan beberapa seminar dan hasilnya disumbangkan ke pemerintah.
www.lintasberita1.com #RSM#


