Menurut Rikah, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah masih beragamnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap informasi kesehatan, maraknya penyebaran hoaks di ruang digital, serta kondisi geografis Kalimantan Tengah yang luas sehingga membutuhkan berbagai pendekatan komunikasi agar pesan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Untuk mendukung kampanye GERMAS, Diskominfosantik telah melakukan berbagai langkah, di antaranya publikasi melalui portal MMCKalteng, pemanfaatan podcast pemerintah daerah, penyebarluasan informasi melalui media sosial dan videotron, hingga penyusunan konten edukasi kesehatan dalam bentuk infografis yang mudah dipahami masyarakat.

Ia menegaskan, keberhasilan GERMAS memerlukan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, media, komunitas, hingga masyarakat.

“Keberhasilan GERMAS tentu tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama dari semua pihak. Mari bersama-sama menyebarkan informasi positif, mendorong penerapan pola hidup sehat, dan mendukung berbagai program kesehatan yang ada,” katanya.

Lebih lanjut, Rikah menyampaikan bahwa keberhasilan kampanye GERMAS dapat diukur dari meningkatnya literasi masyarakat dalam menerima informasi kesehatan, tumbuhnya kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berbagai program kesehatan.