• Pendidikan Karakter sebagai Solusi Krisis Moral Bangsa

  • Peran Teknologi dalam Dunia Pendidikan

  • Bahasa Daerah dan Kearifan Lokal

  • Hari Guru Nasional

  • Pendidikan Bahasa Asing di Era Globalisasi

Salah satu sekolah yang antusias menyambut kegiatan ini adalah SMAN 1 Kuala Pembuang. Kepala sekolah Tuti Sundari menyebutkan, seluruh guru dan siswa terlibat aktif dalam pelaksanaan program tersebut.

“Program ini melatih siswa agar terbiasa menulis rapi dan indah. Mereka juga belajar untuk fokus dan menikmati prosesnya. Banyak yang merasa lebih tenang dan bahagia setelah mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.

Menariknya, SMAN 1 Kuala Pembuang juga memadukan kegiatan menulis dengan teknologi pembelajaran digital, menggunakan TV interaktif dan papan tulis pintar sebagai media latihan menulis tegak bersambung.

Poto : MEDIA DISDIK

Salah satu siswi kelas XI IPS 1, Regina Ardelia, mengaku kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang menyenangkan.

“Menulis indah membuat kami lebih kreatif dan percaya diri. Selain itu, tulisan kami juga jadi lebih bagus dan mudah dibaca,” ungkapnya.

Sementara siswi kelas XII, Syifa Rizky Amelia, menuturkan bahwa kegiatan ini mengingatkannya pada masa sekolah menengah pertama.

“Saya memang suka menulis indah. Rasanya tenang dan menyenangkan bisa kembali melakukan hobi ini di sekolah,” katanya dengan senyum.

Melalui Gerakan Literasi Menulis Indah Tegak Bersambung ini, Disdik Kalteng berharap seluruh peserta didik dapat menumbuhkan kecintaan terhadap tulisan tangan, memperkuat konsentrasi, serta menghargai keindahan dalam proses belajar.

Program ini menjadi bukti bahwa pendidikan di Kalimantan Tengah terus bergerak maju — tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk karakter positif generasi muda. *#TIM#* www.lintasberita1.com