PALANGKA RAYA – www.lintasberita1.com – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Sharing Session Taruna Akademi Militer yang diikuti siswa kelas XII SMA dan SMK se-Kalimantan Tengah secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Dr. M. Reza Prabowo, S.IP., MPA, Asisten Personalia Kodam XXII/Tambun Bungai Kolonel Arm Reno Triambodo, S.Sos., M.I.Pol, serta sejumlah taruna Akademi Militer yang merupakan alumni sekolah di Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Muhammad Reza Prabowo berharap kegiatan tersebut dapat membuka wawasan sekaligus membangun motivasi siswa untuk meraih cita-cita melalui jalur pendidikan, termasuk menjadi Taruna Akademi Militer.
“Semoga dengan adanya harmonisasi ini kita semua bisa melakukan yang terbaik untuk masa depan anak didik kita di Kalimantan Tengah. Saya berharap adik-adik kelas XII bisa memaksimalkan informasi yang akan disampaikan hari ini,” ujarnya.
Reza mengatakan, perkembangan teknologi saat ini memberikan kemudahan bagi generasi muda untuk memperoleh informasi pendidikan. Berbeda dengan masa sebelumnya, siswa kini dapat mengakses berbagai informasi secara cepat melalui media sosial maupun fasilitas digital yang tersedia di sekolah.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman mengenai mekanisme seleksi Taruna Akademi Militer, tetapi juga menghadirkan pengalaman dan motivasi langsung dari para taruna yang telah berhasil melewati proses seleksi.
Ia menegaskan bahwa kesempatan menjadi taruna terbuka bagi seluruh anak bangsa tanpa melihat latar belakang keluarga.
“Yang menjadi taruna tidak harus anak pejabat, anak petani juga bisa menjadi seorang taruna. Pendidikan adalah jalan untuk bangkit dari kebodohan, bangkit dari kemiskinan, dan bangkit dari keterbatasan. Seperti yang selalu disampaikan Bapak Gubernur, pendidikan adalah kunci,” tegasnya.
Reza menyampaikan bahwa Kodam XXII/Tambun Bungai berkomitmen mendukung pembinaan generasi muda Kalimantan Tengah. Melalui jajaran Kodim dan Babinsa, para siswa dapat memperoleh pendampingan, konsultasi, hingga pelatihan fisik sebagai persiapan menghadapi seleksi TNI.
Selain itu, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 2026 juga akan melaksanakan Asesmen Minat dan Bakat bagi siswa kelas XI yang akan melanjutkan ke kelas XII. Program tersebut bekerja sama dengan Assessment Center Kementerian Pertahanan untuk memetakan potensi, minat, dan bakat peserta didik sejak dini, termasuk bagi siswa yang memiliki cita-cita menjadi anggota TNI.
“Melalui asesmen ini kita ingin mengetahui passion setiap siswa. Jika mereka bercita-cita menjadi taruna atau anggota TNI, maka potensinya sudah dapat dipetakan sejak usia sekolah sehingga mereka tinggal mempersiapkan kompetensi yang diperlukan,” jelasnya.
Kegiatan Sharing Session Taruna Akademi Militer juga menghadirkan empat taruna alumni sekolah di Kalimantan Tengah, yaitu Sersan Taruna M. Idlal Athaillah, Sersan Mayor Sagana Arya Subarkah (alumni SMAN 2 Palangka Raya), Sersan Taruna Michael Debou Phalosa (alumni SMAN 1 Palangka Raya), dan Sersan Taruna Dionisius Alfredo K. (alumni SMAN 5 Palangka Raya).
Kehadiran para taruna tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi serta pengalaman nyata kepada peserta didik agar semakin percaya diri mengejar cita-cita sebagai calon pemimpin bangsa melalui jalur Akademi Militer.
Di akhir sambutannya, Reza mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh karena kesempatan tersebut menjadi bekal penting dalam mempersiapkan masa depan sekaligus membanggakan keluarga.
“Ini adalah kesempatan kalian untuk memperbaiki masa depan dan membanggakan orang tua. Ikuti kegiatan ini dengan semangat, karena masa depan ditentukan oleh usaha yang kalian lakukan mulai hari ini,” pungkasnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com

