Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Kuwu Senilawati, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, menyatakan pelaksanaan pembangunan yang efektif dan berkeadilan memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Selain itu, kolaborasi juga sangat penting dalam pembangunan daerah pedesaan, karena banyak desa di Kalimantan Tengah yang masih tertinggal dan terbelakang.

Dikatakannya pada Senin, 4 September 2023, kolaborasi antar pemerintah dapat dilakukan baik di tingkat desa, provinsi, kabupaten, dan pusat untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program percepatan pembangunan.

Kuwu menyebutkan, hampir seluruh desa telah menerima bantuan melalui dana desa. Namun demikian, pembangunan menyeluruh di desa masih terhambat karena banyaknya tujuan dana tersebut.

Oleh karena itu, untuk melaksanakan kemajuan pada unsur-unsur tertentu seperti infrastruktur jalan dan jembatan penghubung, diperlukan kerjasama atau bantuan dari pemerintah.

Alternatifnya, pemerintah daerah dapat berkolaborasi secara aktif dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di Kalimantan Tengah, khususnya di daerah tertinggal. Hal ini akan memungkinkan penerapan inisiatif pembangunan tambahan.

Ia menegaskan, kolaborasi sangat penting karena menjamin kelancaran dan pemerataan pelaksanaan pembangunan. Beliau menyampaikan harapan akan perbaikan berkelanjutan dalam kolaborasi antar pemerintah. *#TIM#* www.lintasberita1.com