Selain itu, 22 negara telah berhenti mengekspor beras, dan hal ini menjadi kekhawatiran semua orang. Anggaran yang dialokasikan untuk inisiatif ini di Indonesia berjumlah 2 triliun, bersumber dari pengurangan biaya perjalanan dinas, biaya upacara, dan memprioritaskan biaya terkait produksi lainnya, jelas Amran.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan kesediaannya membantu pelaksanaan kegiatan PAT dengan menyediakan sumber daya.
Sunarti mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pemetaan kabupaten di Kalteng yang berpotensi memiliki lahan sawah tadah hujan dengan kisaran IP 0-100. Tujuannya untuk memperluas areal tanam padi melalui pemompaan. Sunarti berharap kegiatan ini dapat membantu para petani di sawah mengatasi kesulitan mereka dan memperbaiki lahan pertanian di Kalimantan Tengah. *#TIM#* www.lintasberita1.com

