PALANGKA RAYA – www.lintasberita1.com– Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan di stan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian Kalteng Expo 2026. Masyarakat tampak antusias membeli berbagai komoditas pangan seperti beras, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, aneka sayuran hortikultura, serta berbagai produk pangan lokal dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Program ini merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Antusiasme pengunjung terlihat tinggi sejak hari pertama hingga hari keempat pelaksanaan expo, dengan ramainya stan indoor maupun outdoor Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok melalui Gerakan Pangan Murah, sekaligus promosi produk pangan lokal unggulan serta layanan Klinik Tani, Rabu (20/5/2026).

Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, menyampaikan bahwa kehadiran Dinas TPHP dalam Kalteng Expo 2026 tidak hanya menjadi sarana promosi sektor pertanian dan pangan daerah, tetapi juga bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin masyarakat dapat mengakses bahan pangan dengan harga yang stabil dan terjangkau. Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah terhadap program pembangunan daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan,” ujar Rendy.

Ia menambahkan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah bertujuan untuk mendekatkan pelayanan pangan kepada masyarakat, membantu pengendalian inflasi daerah, menjaga kestabilan harga bahan pokok, serta mendorong masyarakat agar semakin mencintai dan menggunakan produk pangan lokal hasil petani Kalimantan Tengah.

Selain stan utama di Hall A Indoor yang menyediakan aneka produk pertanian dalam kemasan dan layanan Klinik Tani, Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah juga mendukung kegiatan UMKM binaan melalui stan outdoor yang berada di sebelah stan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Stan outdoor tersebut menyediakan berbagai komoditas pangan strategis, mulai dari telur omega, telur ayam, gula pasir, minyak goreng, hingga aneka produk olahan pertanian dan peternakan dari pelaku usaha binaan. Penjualan dan promosi produk dilakukan setiap hari mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, sehingga masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk memperoleh produk pangan berkualitas langsung dari pelaku usaha dan petani lokal.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Mukti Aji, menyampaikan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kalteng Expo 2026 merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung pengendalian inflasi daerah dan menjaga stabilitas harga pangan.

Beberapa jenis produk sayuran segar hortikultura seperti pokcoy, selada, tomat, kecipir, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai keriting, dan cabai merah besar tersedia dalam kemasan seharga Rp10.000 untuk pengunjung stan indoor maupun outdoor. Sementara itu, telur ayam dijual dengan harga Rp50.000 per tray di stan outdoor.

“Diharapkan Gerakan Pangan Murah yang digelar setiap hari selama Kalteng Expo 2026 ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan jaminan mutu produk serta harga yang terjangkau,” ungkap Mukti Aji.

Melalui kegiatan ini, Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah berharap upaya penguatan ketahanan pangan daerah dapat terus berjalan secara berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian lokal. *#TIM#* www.lintasberita1.com