Ahmad Syaifudi mengungkapkan, ada empat upaya perbaikan terus Kementerian Pendidikan kerjakan bersama berbagai elemen masyarakat. Pertama, perbaikan pada infrastruktur dan teknologi. Kedua, perbaikan kebijakan, prosedur, dan pendanaan, serta pemberian otonomi lebih bagi satuan pendidikan. Ketiga, perbaikan kepemimpinan, masyarakat, dan budaya. Keempat, perbaikan kurikulum, pedagogi, dan asesmen.

Ahmad Syaifudi juga mengutarakan bahwa krisis pandemi ini adalah ladang optimisme yang menunggu untuk dipanen. Krisis adalah kesempatan bagi semua untuk menııai kemajuan. Saat ini ada sebagian yang sudah menerapkan pembelajaran tatap muka secara terbatas, ada juga yang tengah bersiap.

“Kita perlu memahami bahwa pandemi bukanlah satu-satunya tantangan yang kita hadapi. Di depan, masih membentang sederet tantangan yang akan dan harus kita lalui bersama”, imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Syaifudi mengajak semua untuk melalui segala tantangan dengan inovasi dan solusi.

“Mari kita ciptakan sejarah yang gemilang dan tak terbantahkan oleh dunia”, tandasnya.

Selain itu, Ahmad Syaifudi mengatakan, Peringatan Hardiknas Tahun 2021 yang hadir di dalam Bulan Ramadhan menjadi momentum yang tepat bagi dunia pendidikan menggelorakan semangat kepedulian dan kebersamaan. Oleh sebab itu, Dinas Pendidikan Prov. Kalteng menginstruksikan kepada seluruh SMA/SMK/SLB se-Kalteng dengan semangat Hardiknas dan Ramadhan agar saling berbagi kepada sesama, terutama mereka yang berjuang bagi pendidikan.