Peserta Penggerakan Massa lakukan senam pagi bersama (MMC)

Menurut laporan terbaru, telah terjadi peningkatan yang signifikan dalam kunjungan ruang gawat darurat untuk krisis kesehatan mental di kalangan anak muda di Amerika Serikat dari tahun 2011 hingga 2020. Tren ini tidak terbatas di AS, karena masalah kesehatan mental di kalangan remaja juga sedang meningkat. meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Pembicara mencatat bahwa pandemi COVID-19 telah berkontribusi pada peningkatan ini, karena kaum muda mengalami isolasi dan disrupsi.

Dikatakannya, pembinaan kesehatan jiwa dilakukan di seluruh tahapan kehidupan, terutama pada kelompok usia produktif. Skrining mental tidak hanya digunakan sebagai sarana untuk mendiagnosis penyakit atau gangguan mental, melainkan untuk mengidentifikasi potensi masalah dan memungkinkan deteksi dini masalah kesehatan mental.

“Dalam rangka menerapkan GERMAS dalam kehidupan kita, maka diselenggarakanlah kegiatan aktifitas fisik, pengukuran kebugaran jasmani dan skrining kesehatan jiwa dengan tujuan agar kita dapat mengetahui permasalahan kesehatan yang terdapat dalam diri kita sehingga akan mudah bagi kita untuk melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin, yang diharapkan agar membuat kita lebih produktif dalam membangun Kalteng Makin BERKAH (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah dan Harmonis),” pungkasnya.