Siswa lainnya, Pardonganan Manurung, mengatakan program digitalisasi ini memberikan mereka kesempatan untuk belajar dengan cara yang lebih modern. “Kami merasa beruntung karena sekarang kami bisa memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran. Saya berharap lebih banyak sekolah di daerah terpencil yang mendapatkan bantuan serupa,” ungkapnya.

Guru juga membutuhkan pemerataan bantuan digitalisasi, seperti yang disampaikan Indah Siswanti. “Kami berharap bantuan ini sampai ke daerah terpencil karena memang mereka sangat membutuhkan. Kami percaya pemerintah bisa menjamin pemerataan akses teknologi bagi semua sekolah, khususnya di daerah terpencil,” ungkapnya.

Reza Prabowo juga menegaskan bahwa penyaluran gawai ini bertujuan untuk mendorong pemerataan akses pendidikan. “Kami berkomitmen untuk memastikan setiap sekolah di Kalimantan Tengah, termasuk yang berada di kawasan lindung, mendapatkan gawai yang dibutuhkan untuk mendukung pembelajaran. Selain itu, kami berencana untuk menambah jumlah gawai dalam waktu dekat,” ungkapnya saat ditemui awak media, Selasa (24/09/2024).

Selain itu, para pendidik di Kalimantan Tengah menyatakan keinginannya agar pelatihan tentang penggunaan perangkat digital dapat diberikan. “Menerima pelatihan sangat penting bagi kami untuk memaksimalkan penggunaan perangkat ini. Ini akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas pengajaran kami,” kata Anna Farida.