Palangka Raya, lintasberita1.com – Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid merasa bangga bahwa program food estate yang ada di Kalteng tepatnya di Kapuas dan Pulang Pisau sampai saat ini pengembangannya menunjukan keberhasilan.

Dia menyebut food estate Kapuas dan Pulang Pisau dengan luas lahan sekitar 165.000 hektare itu telah memberikan dampak positif terhadap sejumlah sektor utamanya pertanian dan khususnya pembangunan infrastruktur di kawasan program tersebut.

“Saya menilai food estate di Kalteng sampai saat ini cukup berhasil. Penilaian ini juga tidak sembarangan karena kami sudah melihat secara langsung perkembangannya kesana. Tentu kita bangga akan hal itu,” ujarnya, Jumat, (18/11/2022).

Disampaikannya bahwa, salah satu keberhasilan program food estate di Kalteng yaitu kebutuhan akan beras tercukupi di provinsi ini, bahkan juga provinsi tetangga yaitu Kalsel membeli gabah kering dari Kalteng, yang sebelumnya daerah ini membeli dengan Kalsel.

“Bukan hanya pengembangannya yang berhasil, tapi juga kebutuhan beras di Kalteng tercukupi dari hasil program itu. Dilain hal Kalsel membeli gabah kering dari Kalteng, artinya pertanian Kalteng ada kemajuan sampai saat ini,” jelasnya.

Di sisi lain, dirinya mengaku tidak sependapat kalau ada orang yang mengatakan bahwa program food estate di Kalteng ini gagal. Pasalnya, hal itu tidak didasari fakta sebenarnya, sebab Komisi II memiliki data dan bukti bahwa program tersebut sudah memenuhi ekspetasi.