Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Acara Octoberfest yang akan berlangsung di sebuah hotel di Kota Palangka Raya ini menuai reaksi positif dan negatif serta mendapat tanggapan dari berbagai kalangan, termasuk Yohannes Freddy Ering, Ketua Komisi I DPRD Kalteng.
Freddy Ering menyatakan Octoberfest merupakan budaya asing yang tidak boleh ditiru, karena Indonesia pada umumnya dan Kalimantan Tengah pada khususnya memiliki keunikan budayanya masing-masing. Ia juga mengingatkan masyarakat Kalteng agar tidak perlu meniru budaya asing, khususnya Octoberfest.
Ia mengatakan pada Selasa, 5 September 2023, penting bagi individu untuk menjunjung tinggi tradisi dan adat istiadat nenek moyang bangsa, khususnya Kalimantan Tengah yang memiliki keunikan warisan budaya. Kita tidak perlu mengadopsi budaya asing, apalagi jika budaya tersebut bertentangan dengan norma dan nilai kita.
Freddy Ering menekankan pentingnya masyarakat untuk semaksimal mungkin tetap terhubung erat dengan budaya luhur Indonesia dan daerahnya. Penting untuk mencegah masyarakat menjadi terlalu banyak bicara dan meniru tindakan negara-negara Barat yang liberal dan individual.
Freddy Ering menyarankan agar masyarakat lebih mengutamakan pelestarian budaya nasional atau daerah dibandingkan budaya asing. Hal ini disebabkan karena budaya asing seringkali berbenturan dengan keyakinan agama, norma kesopanan, dan nilai-nilai budaya lainnya sehingga sulit untuk diintegrasikan dan menjadi bagian dari budaya nasional.

