Palangka Raya – www.lintasnberita1.com – Alexius Esliter, Anggota DPRD Kalimantan Tengah, berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan fokusnya dalam menilai kelayakan infrastruktur yang ada di daerah terpencil di Kalimantan Tengah tersebut.

Hingga saat ini, masih banyak daerah terpencil yang kekurangan infrastruktur jalan dan jembatan sehingga mengakibatkan terjadinya isolasi. Situasi ini terlihat di daerah pemilihan Kalimantan Tengah II yang meliputi wilayah Kotim dan Seruyan.

Dikatakannya pada Jumat, 8 September 2023, di era sekarang, kehadiran jalan dan jembatan merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakat. Lebih lanjut ia menjelaskan, keberadaan infrastruktur tersebut juga akan memberikan pengaruh yang menguntungkan bagi sektor lain.

Ia meyakini, jika jalan dan jembatan dibangun secara efektif di daerah terpencil, maka tidak hanya akan mempercepat pembangunan sektor lain seperti jaringan listrik, telekomunikasi, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian tetapi juga berbagai aspek lainnya.

“Mereka bilang daerah tertinggal karena pembangunan sangat minim atau hampir tidak ada, hal ini disebabkan berbagai hal seperti infrastruktur yang kurang memadai. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus menggencarkan pembangunan di daerah terpencil,” ujarnya. .

Ia mencontohkan, seperti kasus Desa Luwuk Bunter di Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotim. Di kawasan ini, terdapat kekurangan jalan dan jembatan, yang pembangunannya kurang memadai atau rusak, sehingga memerlukan perhatian segera dari pemerintah setempat.