Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Lohing Simon, Anggota Komisi II DPRD Kalteng, berharap lahan food estate singkong di Kabupaten Gumas bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.
Proyek strategis nasional (PSN) dianggap gagal karena alasan yang sah. Daripada membiarkan lahan terbuang sia-sia karena salah kelola, sebaiknya lahan tersebut diberikan kepada masyarakat.
Ia mengatakan, Rabu, 1 November 2023, food estate PSN singkong di Gumas yang dikelola Kementerian Pertahanan bisa dibilang gagal karena selama ini belum ada kemajuan.
Ia menyebutkan, pihaknya belum yakin apakah program food estate singkong akan dilanjutkan. Yang terlihat saat ini belum ada aktivitas di lapangan.
Ia menyatakan, lahan yang digunakan untuk proyek food estate singkong ini tidak subur, namun memang ada beberapa lahan yang bisa dilakukan penanaman.
Ia menjelaskan, pada kenyataannya, dalam industri pertanian, lahan apa pun bisa dimanfaatkan untuk penanaman, meski memerlukan pengolahan awal dengan teknologi modern.
Ia menegaskan, menurutnya, penyebab gagalnya lahan singkong tersebut karena belum siap ditanami, namun sudah ditanami.
Dijelaskannya, ada solusi yang bisa diterapkan terkait program ini. Tergantung apakah Kementerian Pertahanan mau membagi lahan yang ada untuk dikelola masyarakat atau tidak.
“Misalnya setiap kepala rumah tangga mendapat atau mengelola lahan seluas satu hektar dan mendapat pembinaan dan pendampingan,” jelasnya.

