Palangka Raya – lintasberita1.com – Isra Miraj (Ziarah Perpisahan) adalah perayaan perjalanan terakhir Nabi Muhammad. Ini merupakan kerja sama Dewan Adat Dayak, Kerukunan Banjar Bubuhan, dan Kerukunan Keluarga Bakumpai. Bertempat di Kalimantan Tengah, di Pendopo Jayang Tingang di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Sabtu (18/2/2023).

Gubernur Kalteng mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng senang bisa merayakan Isra Mi’raj bersama provinsi lain. Acara yang diselenggarakan bersama oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Majelis Agama Islam (KBB dan KKB) di Kalimantan Tengah ini merupakan pengingat perjalanan besar Nabi Muhammad ke Surga.

Gambaran ini menunjukkan semangat kebersamaan yang perlu kita ingat saat kita bekerja untuk menjadikan Miraj sebagai wilayah yang sejahtera. Kita perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa semangat kebersamaan terus tumbuh dan berkembang.

Imam mengatakan bahwa Isra Mi’raj adalah pengalaman spiritual yang kuat yang dialami Nabi Muhammad SAW mulai dari perjalanan horizontal dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, kemudian perjalanan vertikal dari Masjid Al Aqsha ke Sidratul Mutaha, dan terakhir menerima anugerah. perintah shalat lima waktu bagi umat Islam. Dikatakannya, peringatan ini dapat menjadi pengingat bagi kita untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan, hidup seimbang, berbicara baik kepada sesama, dan berperilaku baik di masyarakat.

Edy berharap peringatan Isra Miraj dapat membantu mempererat rasa kerukunan dan persatuan antar masyarakat di Kalimantan Tengah sehingga kita semua dapat bersinergi untuk memajukan pembangunan daerah.

Guru Ahmad Supiani Al-Banjari saat menyampaikan Tausiyah pada Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1444 H(MMC)

Peringatan Isra Mi’raj meliputi pembacaan Maulid Al-Habsyi, laporan dari ketua panitia, tukar cinderamata, ceramah agama, dan pencerahan yang disampaikan oleh Guru Ahmad Supiani Al-Banjari tentang hikmah peristiwa besar Isra Mi’ raj.

Guru Ahmad Supiani Al-Banjari mengatakan bahwa Allah akan mencintai tiga kelompok orang: miskin, kaya, dan muda. Beliau mengatakan bahwa membersihkan penyakit batin kita dari karat seperti besi berarti banyak membaca Alquran, mengingat bagaimana mati agar bahagia, tidak tertinggal, berdoa istoqomah, dan bersedekah.

Jamaah tengah mengikuti Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1444 H(MMC)

Turut hadir anggota Komisi III DPR Kalteng, serta Ketua DAD Kalteng. Hadir pula sejumlah ketua OPD di Kalteng, Ketua Komite Norhani, dan Wakil Ketua World Center for Bubuhan Harmony. Terakhir, ada Ketua Umum Kerukunan Banjar Bubuhan, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Bakumpai, dan Suriansyah Murhaini, Wakil Ketua Umum Kerukunan Keluarga Bakumpai. *#TIM#* www.lintasberita1.com