Dandim juga mengapresiasi niat baik penceramah Gus Miftah yang akan membangun Pondok Pesantren Ora Aji di Kelurahan Tumbang Tahai Kecamatan Bukit Batu atau tepatnya di kilometer 24 Tjilik Riwut Palangkaraya.
“Niat baik Gus Miftah dalam membangun salah satu cabang pondok pesantren Ora Aji yang diasuhnya di Kota Palangka Raya ini dinilai sangat membantu dalam memajukan pendidikan agama, sehingga konsep gratis mondok di pesantren tersebut bisa membantu warga dalam mendidik anak melalui jalur santri,” lanjutnya
Sementara itu pendakwah kondang Gus Miftah dengan ciri khasnya baju hitam dan blankon hitam dalam ceramahnya mengatakan, “Allah SWT menggerakan hati kita untuk melangkah kaki di taman surga yaitu melalui majelis dzikir dan majelis ilmu, dalam memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1443 H di Kota Palangka Raya ini,”
Ia menyebutkan, “Semua apa yang kita kerjakan adalah digerakan atas kehendak oleh Allah SWT, kalau Allah memampukan gerakan hati kita maka kita tidak bisa apa-apa,” terangnya.
Antusias warga kota cantik terlihat dengan membanjiri kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tersebut, sekaligus mengobati rasa rindu para warga muslimin setempat dalam mengikuti pengajian yang dibawakan Gus Miftah yang terkenal dengan gaya eksentriknya itu.
Pada pukul 21.41 Wib tauziyah terhenti karena hujan lebat dan para jamaah berlindung ke tempat-tempat yang teduh, sebagian bertahan menggunakan terpal tempat duduk untuk berlindung dari hujan, acara dilanjutkan sholawat dari para santri kemudian Gus Miftah melanjutkan ceramah tetapi tidak lama kemudian acara dihentikan karena faktor hujan semakin deras.

