Palangka Raya, lintasberita1.com – Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran memimpin rapat antara Pemerintah Provinsi. Kalteng bersama Pemerintah Kabupaten/Kota, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng. Rapat digelar dalam rangka penanganan Covid-19 di Prov. Kalimantan Tengah, (1/1/2022).

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran saat pimpin Rapat Terbatas antara Pemprov. Kalteng dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalteng/Foto/Tim/lintasberita1.com

Ada sejumlah arahan dari Gubernur kepada jajaran Pemerintah di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah. Presiden Indonesia telah mengeluarkan keputusan yang menyatakan bahwa pandemi itu faktual di Indonesia. Pemerintah telah menetapkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir.

Kedua, penyebaran COVID-19 di Prov. Kalteng masih terjadi, tapi situasi sudah stabil. Berdasarkan data per 3 Januari 2021, jumlah kasus aktif COVID-19 di Provinsi tersebut. Di Kalteng terdapat 10 kasus yang tersebar di 3 kasus di Kalteng, 2 kasus di Kabupaten Kotawaringin Barat, 1 kasus di Kabupaten Kotawaringin Timur, 1 kasus di Kabupaten Murung Raya, dan 3 kasus di Kabupaten Sukamara. Seperti diketahui, saat ini belum ada kasus aktif di kabupaten lain.

Sugianto Sabran berharap situasi tersebut dapat dipertahankan, dan kota dan kabupaten yang aktif kasus akan melakukan yang terbaik untuk mengobati mereka yang masih positif agar cepat pulih.

Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2020 tentang Identifikasi Bencana Non Alam Penyebaran Covid-19 Sebagai Bencana Nasional masih berlaku hingga saat ini. dalam mengakhiri keadaan bencana nasional.

Terakhir, sampai dengan 2 Januari 2021, capaian vaksinasi di wilayah Prov. Kalteng, dari target 2.036.104, Vaksinasi lansia untuk dosis 1, untuk tingkat Prov. Kalteng sudah mencapai 64,09%, tetapi jika dilihat menurut Kabupaten/Kota, yang sudah mencapai 60% baru sebanyak 8 Kabupaten/Kota yaitu Kota Palangka Raya (65,34), Kabupaten Pulang Pisau (63,51%), Kabupaten Sukamara (66,45%), Kabupaten Barito Selatan (68,91%), Kabupaten Murung Raya (70,67%), Kabupaten Lamandau (62,03%), Kabupaten Kapuas (91,63%) dan Kabupaten Kotawaringin Barat (72,87%).

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini menghimbau kepada Kabupaten lainnya agar bekerja keras dan bersama-sama dengan semua pihak untuk mencapai target-target yang sudah ditetapkan. Sementara itu, terhadap Kabupaten/Kota yang sudah mencapai vaksinasi dosis pertama 70% dan vaksinasi lansia dosis pertama 60%, diminta segera mempercepat pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 tahun sampai dengan 11 tahun.

“Agar menjadi perhatian Kepala Daerah bagi Kabupaten yang masih rendah capaian vaksinasi, segera ambil langkah-langkah strategis percepatan vaksinasi” ungkap Sugianto.

Rapat dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, Ketua DPRD Prov. Kalteng Wiyatno, Forkopimda Prov. Kalteng. Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Pj. Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin serta Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng terkait. Hadir secara virtual Bupati didampingi Forkopimda dan Kepala Perangkat Daerah terkait se-Kalteng.

www.lintasberita1.com *#TIM#* (MMC)