”Berkenaan dengan hal tersebut, dialog ini bukan hanya sebagai wadah untuk berdiskusi dan berbagi pemikiran, tetapi juga menjadi ruang bagi kita semua untuk membangun komitmen bersama, menjalin kolaborasi, dan memperkuat sinergi lintas sektor”, sebut Yuas.
”Dengan melibatkan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha dan masyarakat kita dapat merumuskan kebijakan yang lebih efektif, lebih inklusif, dan lebih berkelanjutan bagi perekonomian daerah” imbuhnya.
Ia juga berharap, melalui dialog tersebut dapat dirumuskan langkah-langkah strategis yang tidak hanya memperkuat ketahanan ekonomi, tetapi juga mempercepat tercapainya stabilitas sosial di Provinsi Kalimantan Tengah.
”Saya yakin, dengan sinergi yang kuat, koordinasi yang baik, serta komitmen yang tinggi dari semua pihak, kita dapat menghadapi berbagai tantangan yang ada dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Kalimantan Tengah” tutupnya.
Sementara itu, Kabid Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya Agama dan Ormas Kesbangpol Prov. Kalteng Nova Vera Lina selaku Ketua Panitia melaporkan, kegiatan Dialog Ketahanan Pangan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta membahas isu-isu strategis bidang ketahanan ekonomi, dengan tema “Sinergitas Membangun Ketahanan Ekonomi untuk Mewujudkan Stabilitas Sosial di Provinsi Kalimantan Tengah”.

