Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui BPBD menyiapkan langkah darurat untuk menanggulangi banjir yang melanda Kabupaten Murung Raya, Kapuas, dan Gunung Mas. Kepala Pelaksana BPBD Kalteng, Ahmad Toyib, menyatakan koordinasi dengan berbagai instansi telah dilakukan sejak awal kejadian.

Banjir dilaporkan mulai terjadi 20 Agustus 2025, dengan dampak terbesar di Murung Raya, yaitu 75 KK (196 jiwa) terdampak, 42 rumah rusak, tujuh fasilitas pendidikan, dua fasilitas kesehatan, satu rumah ibadah, dan tujuh akses jalan terputus. Kabupaten Kapuas terdampak 16 rumah, sedangkan Gunung Mas merendam tiga kecamatan dengan kondisi air mulai surut.

“Prioritas kami adalah memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan jalur transportasi tetap terbuka,” ujar Ahmad Toyib, Kamis (21/8/2025).

BPBD telah menyiapkan bantuan logistik, termasuk matras, selimut, dan paket perlengkapan keluarga. Untuk Kabupaten Gunung Mas, 90 matras dan 120 selimut disiapkan, sementara Kapuas mendapat 120 matras, 160 selimut, dan 79 paket perlengkapan keluarga. Dinas Sosial Provinsi juga menyalurkan 200 paket makanan siap saji, 500 paket makanan anak, 20 kasur, dan 50 selimut.

Toyib mengingatkan potensi banjir susulan masih ada karena BMKG memperkirakan hujan sedang hingga tinggi pada 23–24 Agustus 2025.

“Kami imbau masyarakat di daerah rawan tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci agar penanganan bencana berjalan cepat dan efektif,” tegasnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com