Palangka Raya – lintasberita1.com – Dalam rangka meningkatkan jumlah responden Survei Indeks AKHLAK yang sebelumnya dilakukan pada tahun 2022, Biro Organisasi Setda Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah. Rapat yang digelar pada Senin (31/07/2023) di kantor BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah itu dihadiri oleh Sekretaris Norliani dari BPSDM, Widyaiswara Lies Fahimah dari BPSDM, dan Yosias, Kepala Bagian Akuntabilitas Kinerja dan Reformasi Birokrasi.

Dalam pertemuan tersebut, Biro Organisasi Setda Provinsi Kalimantan Tengah khususnya Subbagian Budaya Kerja bekerjasama dengan BPSDM membahas Survei Indeks BerAKHLAK Tahun 2023. Survei dijadwalkan akan dilakukan pada akhir Agustus tahun depan. Survei Indeks BerAKHLAK merupakan pengukuran yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) untuk menilai implementasi Nilai-Nilai Inti BerAKHLAK dan Employer Branding “Bangga Mengabdi Negara” oleh instansi pemerintah baik di pusat maupun di tingkat daerah.

Yosias, Kepala Bagian Akuntabilitas Kinerja dan Reformasi Birokrasi menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk berkoordinasi dan bekerjasama dengan BPSDM dalam rangka persiapan Survei Indeks BerAKHLAK mendatang. Ia menyebutkan, dengan bekerja sama dengan BPSDM, akan lebih mudah untuk mempromosikan survei dan menjangkau lebih banyak pegawai, karena semua pegawai pemerintah provinsi dilatih oleh BPSDM untuk kompetensi mereka.

Lebih lanjut, Yosias mengatakan, setelah meninjau temuan Survei Indeks BerAKHLAK tahun 2022, diketahui bahwa ASN (pegawai negeri) Pemprov Kalteng belum memenuhi jumlah pemilih atau responden yang diminta untuk survei. Pada tahun 2022, hanya 1805 responden dari Pemerintah Provinsi Kalteng yang mengikuti survei tersebut.

Dikatakannya, untuk meningkatkan skor Pemprov di daerah yang nilainya masih kurang, diperlukan lebih banyak responden yang mengisi survei ini, dengan mempertimbangkan hasil Indeks Implementasi BerAKHLAK dari tahun sebelumnya.

Kemudian, Sekretaris BPSDM Norliani menyatakan bahwa BPSDM siap bekerja sama dan memastikan keberhasilan Survei Indeks AKHLAK mendatang dengan berbagai cara, termasuk melakukan sosialisasi tentang survei melalui berbagai platform.

Sementara itu, Widyaiswara BPSDM Lies Fahimah menyarankan agar sosialisasi secara terus-menerus ini dapat membantu para ASN mengingat adanya Nilai-Nilai Inti ASN dengan AKHLAK dan Employer Branding “Bangga Mengabdi Bangsa”, bersamaan dengan AKHLAK Index Survey.

Tim Biro Organisasi dipersilahkan mencoba ruangan podcast BPSDM “Ngopi Manis” (TIM)

Lies menyimpulkan, sebaiknya podcast diadakan dua kali agar ASN Pemprov Kalteng tidak lupa mengisi survei dan juga tidak melupakan Core Values ​​ASN dengan AKHLAK. Selain itu, Lies mengusulkan agar dikeluarkan Surat Edaran Sekda tentang penggunaan pin AKHLAK dan pemasangan standing banner ASN BerAKHLAK di lingkungan Pemprov Kalteng. *#TIM#* www.lintasberita1.com