“Cuaca ekstrem juga turut memengaruhi kelembapan tanah dan meningkatkan risiko kebakaran,” kata Alfandy, Kamis (19/09/2024).
Tingkat kelembapan udara yang relatif rendah di berbagai lapisan atmosfer, ditambah kestabilan atmosfer, membuat potensi hujan di wilayah tersebut menurun.
Oleh karena itu, Alfandy mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apa pun guna mencegah terjadinya kebakaran yang lebih besar. *#TIM#* www.lintasberita1.com
Halaman

