Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Kalimantan Tengah, Arjoni, turut memberikan pernyataan resmi. Ia menegaskan bahwa GP Ansor dan Banser Kalteng senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan tidak pernah berniat memicu konflik dengan ormas manapun.

“Kami berkomitmen menjaga stabilitas dan ketertiban di setiap kegiatan masyarakat. Apa yang terjadi di Bundaran Besar murni miskomunikasi teknis, dan sudah langsung diselesaikan secara kekeluargaan di lapangan,” tegas Arjoni.  *#TIM#* www.lintasberita1.con