Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Bambang Irawan, menyoroti rendahnya tingkat kepatuhan perusahaan tambang dan perkebunan dalam memenuhi kewajiban rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS). Hal ini disampaikannya pada Senin (18/3/2025) di Palangka Raya.
Menurut Bambang, masih banyak perusahaan yang mengabaikan regulasi meskipun aturan mengenai kewajiban rehabilitasi DAS sudah sangat jelas. Ia menegaskan bahwa kegiatan rehabilitasi DAS merupakan tanggung jawab mutlak bagi perusahaan yang mengeksploitasi sumber daya alam di wilayah Kalimantan Tengah.
“Jika kewajiban ini terus diabaikan, maka operasional perusahaan harus ditindak tegas, bahkan dihentikan,” tegas Bambang.
Ia mengungkapkan, terdapat sejumlah perusahaan tambang yang beroperasi di kawasan DAS Kahayan dan Barito yang hingga kini belum melaksanakan kewajiban rehabilitasi. DPRD, katanya, berencana memanggil perusahaan-perusahaan tersebut untuk dimintai pertanggungjawaban.
“Saya punya datanya. Kalau mereka tidak bisa memenuhi kewajiban, sebaiknya tidak usah beroperasi di Kalteng,” ujarnya.
Tak hanya sektor tambang, Bambang juga menyoroti industri perkebunan, terutama kelapa sawit, yang dinilai belum optimal dalam menjalankan rehabilitasi DAS. Ia menyebutkan bahwa sekitar 200 ribu hektare lahan di Kalimantan Tengah harus direhabilitasi.
“Kalau mereka tidak melaksanakan rehabilitasi, kami akan panggil dan hentikan operasionalnya. Tidak ada gunanya investasi kalau kewajiban diabaikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bambang juga mengkritik kinerja Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) yang dinilainya belum maksimal dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan rehabilitasi.
“Kalau pengawasan tidak berjalan efektif, lebih baik kewenangan itu dialihkan ke pemerintah provinsi agar pengelolaannya bisa lebih optimal,” pungkasnya.
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk komitmen DPRD Kalteng untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan memastikan bahwa investasi di daerah tidak merusak sumber daya alam yang menjadi aset penting bagi masyarakat. *#TIM#* www.lintasberita1.com

