Palangka Raya – lintasberita1.com – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palangka Raya menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Keamanan Pangan bagi Sekolah Kader Keamanan Pangan (KKPS) sembilan sekolah di Kabupaten Pulang Pisau. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga sekolah dalam menjaga diri dari pendistribusian makanan dan jajanan yang tidak aman dan berkualitas untuk anak-anak. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (4/7/2023) di Aula Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Pulang Pisau, Komplek Perkantoran Pulang Pisau Jl. GUMPALAN. Duha Rey 4.
Pembukaan kegiatan ini dilakukan oleh Wiwik Wiranti yang merupakan Ketua Tim Kerja BBPOM Palangka Raya. Astry Talent Betharia dari BBPOM Palangka Raya menjadi narasumber dalam kegiatan ini. Acara ini dihadiri oleh 18 calon Kader Keamanan Pangan Sekolah, antara lain siswa dari MAN 1 Pulang Pisau, MTs Al Khairiyah, SDN 2 Tahai Jaya, SDN 3 Tahai Jaya, SMAN 1 Pulang Pisau, SMAN 2 Pulang Pisau, SMPN 1 Pandih Batu, SMAN 1 Maliku, dan SMAN 1 Pandih Batu. Kegiatan Bimtek Kader Keamanan Pangan Sekolah diawali dengan pengisian pre test dan angket pengetahuan, sikap, dan perilaku Calon Kader Keamanan Pangan Sekolah sebelum intervensi. Selama kegiatan Bimtek, total ada delapan materi yang disampaikan. Wiwik Wiranti menyampaikan materi tentang Kebijakan Keamanan Pangan untuk Anak Usia Sekolah, Lima Kunci Mengelola Pangan Aman, Tips Mencegah Stunting, dan Peran Kader dalam Intervensi Keamanan Pangan di Sekolah. Astry Talenta Betharia membawakan sesi Lima Kunci Pengolahan Pangan yang Aman, Gizi Seimbang untuk SDM Unggul, Tips Mencegah COVID-19, dan Tips Menjaga Kebersihan Tangan.
Seluruh peserta antusias mengikuti kegiatan Bimtek ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan selama diskusi panel dan sesi tanya jawab dengan narasumber. Kegiatan diakhiri dengan post-test dan penyerahan sertifikat Bimtek dan Rompi Kader, yang akan mendukung inisiatif intervensi keamanan pangan di sekolah masing-masing.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, warga sekolah mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang keamanan pangan, termasuk kaitannya dengan prinsip-prinsip keamanan pangan yang dapat diterapkan di sekolah,” ujar Vivik Wieranti.

Seluruh peserta yang telah resmi menjadi Kader Keamanan Pangan Sekolah siap untuk memimpin dalam penerapan keamanan pangan di komunitas sekolah masing-masing. Mereka juga berkeinginan untuk berkolaborasi dengan BBPOM Palangka Raya dalam rangka melakukan intervensi keamanan pangan yang berkelanjutan. *#TIM#* www.lintasberita1.com

