
“Sesungguhnya Kami dari aparat kepolisian, dibantu TNI, berada ditengah-tengah, tidak berdiri kepada satu pihak, hanya untuk memastikan aktivitas Masyarakat bisa berjalan dengan baik, dan tidak ada gesekan kamtibmas disana,” kata Zul.
Terkait dengan adanya anggota yang turun ke lapangan, itu semata untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan seperti di tahun 2009, dimana pada saat itu Jl. Pertamina dikelola oleh PT. SBY, dan PT. PAK, itu sampai ada tangan yang putus karena perkelahian berat disana.
Maka, untuk menghindari hal tersebut terjadi kembali, makanya aparat kepolisian selalu berada ditengah-tengah setiap ada kegiatan baik dari teman-teman perusahaan maupun dari Patra Jasa, untuk memastikan tidak ada gesekan diantara kedua belah pihak.
“Kami minta kepada Bapak Gubernur agar bisa segera menyelesaikan permasalah ini dengan baik, mencarikan solusi yang terbaik, tidak ada menang, tidak ada kalah, dan Masyarakat semua bisa memanfaatkan sarana jalan yang ada dengan baik,” imbuhnya. Www.lintasberita1.com, #PERDI#

