Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan Rapat Koordinasi dalam rangka mendukung dan menyukseskan Pemilu 2024 di provinsi tersebut. Pertemuan yang berlangsung pada Minggu (11/2/2024) di Aula Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah itu juga bertujuan untuk memastikan kelancaran fungsi aplikasi Sistem Informasi Suara Kalimantan Tengah (SISUKAH). Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan Badan Kesbangpol se-Kalteng melalui zoom meeting secara daring, serta para Pengurus, Pengawas, dan Pejabat ASN Badan Kesbangpol Provinsi Kalteng.
Dalam acara tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah Katma F. Dirun menyatakan, Kesbangpol akan menjamin masuknya suara dari TPS sebagai data pimpinan. Dijelaskannya, hal ini dilakukan untuk memenuhi tanggung jawab pengawasan, pemantauan, dan evaluasi kami sebagai Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang terhubung dengan Pemerintah Pusat, khususnya Gubernur dan Bupati/Walikota Kalimantan Tengah.
Dikomunikasikan juga bahwa Kesbangpol telah memberikan Bimbingan Teknis kepada para penyelenggara Kabupaten/Kota se-Kalteng. Selain itu, sebagian staf administrasi telah mendaftar di Posko Induk SISUKAH yang terletak di Sekretariat Desk Pemilihan Provinsi Kalimantan Tengah untuk mendapatkan akun dalam mengoperasikan aplikasi SISUKAH.
“Kami pastikan pendataannya dilakukan dari TPS dan Kecamatan yang bersiaga di Kantor Kabupaten/Kota dan Kanwil. Kalimantan Tengah.” Setelah itu, hasil perhitungannya dapat dikirimkan ke portal kita masing-masing, dan nantinya aplikasi ini akan diimplementasikan pada perangkat komunikasi pribadi. Untuk gubernur, letnan gubernur, dan bupati/wali kota, agar pemimpin bisa memantau.”
Sementara itu, Herson B. Aden, Plh. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menyatakan, tujuan aplikasi SISUKAH adalah untuk mengetahui dengan cepat hasil hitung cepat pemilu, dibandingkan mempublikasikan hasil pemilu. Ia juga menekankan pentingnya petugas menjaga kesehatan karena proses penghitungan suara bisa berlangsung hingga tengah malam. Selain itu, ia menekankan perlunya logistik yang didistribusikan dilaporkan kembali sebelum hari utama untuk menilai kesiapan masing-masing kabupaten/kota. *#TIM#* www,lintasberita1.com

