Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah menghadiri kegiatan Sosialisasi Persiapan Kongres Subud Dunia pada hari Kamis, 31 Agustus 2023, di Ruang Pertemuan Muhammad Subuh Center di Sei Gohong, Palangka Raya.
Ketua International Subud Association (WSA), Nahum Harlap dari Australia menyatakan, Subud yang juga dikenal dengan nama Susila Budhi Dharma Persaudaraan Spiritual (SUBUD) merupakan organisasi spiritual internasional dan aliran keagamaan Indonesia. Didirikan pada tahun 1920-an oleh Muhammad Subuh Sumohadiwidjojo (1901–1987), biasa disebut Bapak Subud, yang merupakan kependekan dari Susila Budhi Dharma.
Gerakan ini memiliki cabang di lebih dari 70 negara dan memiliki sekitar 10.000 pengikut. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui Pelatihan Spiritual Subud dan memenuhi kebutuhan lain anggota Subud. Selain itu, ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan Pelatihan Psikologi bagi anggota di seluruh dunia.
Kongres, yang diadakan setiap empat tahun sekali, berfungsi sebagai otoritas tertinggi bagi Asosiasi dan Afiliasinya. Akibat pandemi COVID-19, rencana Kongres Subud Dunia ke-16 pada tahun 2022 ditunda hingga tahun 2024. Keputusan ini diambil melalui Rapat Dewan Subud Dunia, dengan mempertimbangkan kedekatan rencana kongres tersebut dengan pemungutan suara pemilihan presiden tahun 2024. jadwal. Kongres Subud Sedunia ke-16 kini akan berlangsung pada bulan Juli 2024 di wilayah Kalimantan Tengah, tepatnya di Kota Palangka Raya pada tanggal 18 – 28 Juli. Target kehadiran kongres sebanyak 1.500 orang, dengan fokus menampung 1.000 WNA dan 500 WNI. memprioritaskan individu muda. Keputusan ini diambil berdasarkan survei yang dilakukan anggota Subud dengan mempertimbangkan jarak lokasi.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol provinsi diwakili oleh Uria Nanyu Lujen, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa. Kalteng berharap lembaga terkait asosiasi, seperti Badan Kesbangpol yang bertugas mengawasi warga asing dan pendataan ormas, baik yang berbadan hukum maupun tidak, bisa dilibatkan dalam acara tersebut. “Kami berharap Subud Cabang Palangka Raya segera melaporkan keberadaannya ke Badan Kesbangpol Kalteng,” ujarnya.
Unsur Forkopimda Provinsi, perwakilan Pemprov Kalteng, instansi vertikal, serta Ketua Pelaksana WSA Suyono Sumohadiwidjojo, Ketua Panitia Pelaksana Kongres Dunia Robianto Sumohadiwidjojo, Koordinator Tim Penyelenggara Kongres Dunia (WCOT) Rusdi Bustillo, Jenderal Manajer Rungan Sari Rahmadi, dan Ketua Subud Cabang Palangka Raya Reza turut hadir dalam kegiatan ini. *#TIM#* www.lintasberita1.com

