Beruntungnya, kegiatan rutin yang dilakukan Pelda Nurkholis sejak lama, ternyata sejalan dengan program Babinsa Masuk Dapur, yang digagas Kepala Staff Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
“Harapan kami kesulitan warga dapat teratasi. Insya Allah Babinsa akan tetap berjuang untuk rakyat,” ujar Pelda Nurkholis.
Selain berbagi, pria yang saat ini berpangkat Pembatu Letnan Dua tersebut juga kerap menjadi tempat berkeluh kesah bagi warga. Hal itu semata mata, agar TNI semakin dicintai oleh rakyat dan meringankan beban masyarakat.
Tatik, salah seorang warga petuk katimpun yang bekerja sebagai pemulung mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa masuk dapur. Pasalnya, semenjak suaminya menderita lumpuh, Tatik menjadi tulang punggung keluarga.
“Selama suami sakit, saya yang kerja. Sehari dapat sedikit, paling mulung dapat sekarung seharga Rp 25 hingga 30 ribu,” ungkap Tatik.
Hal senanda juga diutarakan Sekretaris Lurah Petuk Katimpun, Angelia Eva Solina. Pihaknya juga mengaku merasa bangga dengan adanya aksi Babinsa Masuk Dapur ke para warga yang kurang mampu.
Diharapkan, dengan adanya aksi nyata dari Babinsa masalah kekurangan pangan para warga dapat teratasi. Apalagi, Kalimantan Tengah masuk dalam deretan wilayah terdampak inflasi yang menyebabkan harga kebutuhan bahan pokok naik.

