Magfur lebih fokus kepada beras sebagai salah satu penyumbang kenaikan inflasi di Kalteng. Karena memang ketahanan pangan baik level regional, nasional maupun internasional saat ini menjadi fokus sebagian besar negara dimana “food security” menjadi isu utama di hampir seluruh negara untuk tahun ini. “Ini yang harus kita ambil kesempatan, bagaimana Kalimantan Tengah dengan modal wilayah yang cukup luas tentunya kita bisa ambil bagian dalam rangka menjaga ketahanan pangan baik level provinsi, regional Kalimantan maupun nasional” pungkasnya.
Sementara itu Asisten Bidang Ekobang Leonard S. Ampung dalam keterangannya mengatakan, “Inflasi di Kalteng sudah membaik dan sudah dilakukan langkah-langkah pengendalian sesuai arahan dari pemerintah pusat seperti pasar murah, basar, operasi pasar, subsidi sudah kita lakukan secara masif, dan ini akan kita pantau terus termasuk untuk beras yang akan kita antisipasi terus dan akan kita kejar di panen raya pada bulan Maret, dan upaya-upaya sudah dilakukan sesuai arahan gubernur beberapa waktu” ucapnya.
“Kita bersyukur andil deflasi juga menjadi hal yang harus diperhatikan, jangan sampai lengah menjadi penyumbang inflasi nantinya, seperti daging ayam ras dan juga ikan gabus, ikan patin, ikan kapar penyumbang deflasi. Dan kalau memungkinkan kerjasama antar daerah dengan beberapa provinsi bisa dilakukan” tutup Leo.

