Yogyakarta – www.lintasberita1.com – Untuk meningkatkan kapasitas, kemampuan, keahlian, dan profesionalisme Pengawas Internal di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah mengundang lima auditor provinsi dan 35 auditor kabupaten/kota dari wilayah Kalimantan Tengah untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat). ) Review Laporan Keuangan Pemerintah Daerah pada Balai Diklat Pengelolaan Keuangan Negara Badan Pemeriksa Keuangan RI Yogyakarta pada tanggal 20 s/d 24 November 2023.

Selaku penyelenggara, Mohammad Iwan Rifdianto, Kepala Balai Diklat PKN Yogyakarta menyambut hangat kedatangan seluruh peserta pelatihan dan menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan pelatihan 5 hari mendatang.

Dalam sambutannya pada Senin (20/11/2023) saat pembukaan acara pelatihan, Mohammad Iwan Rifdianto menyampaikan bahwa peserta pelatihan diharapkan dapat memahami aspek-aspek kunci SAP dan kebijakan akuntansi, memiliki pemahaman umum tentang Tinjauan LKPD , mampu menyusun dan melaksanakan Reviu LKPD, serta mahir melaporkan reviu LKPD.

Sementara itu, saat dihubungi terpisah, Inspektur Daerah Provinsi Kalteng Saring menyatakan, Pelatihan Review Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Kegiatan Sosialisasi Pelatihan Eksternal yang sebelumnya diselenggarakan oleh BPK RI PKN Bandiklat di Provinsi Kalimantan Tengah.

“Kegiatan yang dilaksanakan merupakan kegiatan pelatihan di luar kalender pelatihan yang diputuskan oleh Bandikrat PKN BPK RI Yogyakarta yang terlebih dahulu mengajukan permohonan pemberian kelas khusus kepada Provinsi Kalimantan Tengah dan Pengawasan Daerah APIP Kabupaten/Kota. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas APIP dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar APIP dapat menjalankan tugas pengawasannya secara efektif dan merespon perubahan yang berkembang pesat. “Diharapkan mereka mempunyai kemampuan untuk menyikapi setiap situasi yang muncul,” ujarnya. Dia berkata.

Saring menambahkan, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia APIP. Salah satu pendekatan tersebut adalah dengan mengadakan lokakarya atau memberikan bimbingan teknis secara mandiri, atau sebagai alternatif, dengan mendaftarkan APIP dalam program pelatihan yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Eksternal yang sesuai.

Oleh karena itu, dengan mengikutsertakan APIP dalam kegiatan Diklat Review LKPD diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis APIP dalam melakukan review LKPD. Hal ini akan menghasilkan penyajian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah pada setiap akhir tahun anggaran yang transparan dan akuntabel, sesuai dengan PP 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Selanjutnya akan menjamin terpeliharanya Opini WTP melalui penyempurnaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP),” tutupnya.

Selain itu, Pembantu Inspektur II Diana yang merupakan salah satu peserta dari Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan, selain tanggung jawab penyampaian laporan pertanggungjawaban Kepala Daerah, terdapat berbagai peran pendukung yang berkontribusi signifikan terhadap transparansi dan akuntabilitas. laporan keuangan.

Disebutkannya, Perangkat Daerah (PD) merupakan sosok utama yang memiliki tingkat keahlian dan pengalaman tertinggi dalam mengelola keuangan daerah. Alasannya, karena mereka terlibat dalam transaksi sehari-hari, dan peningkatan kinerja mereka akan meningkatkan kinerja daerah, khususnya dalam hal tata kelola keuangan.

Disebutkan juga bahwa tantangan umum dalam penyusunan laporan keuangan Perangkat Daerah adalah kurangnya pemahaman menyeluruh terhadap sistem SAP Berbasis Akrual, khususnya terkait dengan kemampuan SDM. “Administrasi Keuangan Aparatur Daerah harus memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang sistem SAP Berbasis Akrual,” tutupnya.

Foto Bersama Peserta Diklat (MMC)

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Ahmad Kholik, Kepala Bagian Penyelenggara Pusdiklat PKN Yogyakarta, mewakili Pengurus Pusdiklat PKN Yogyakarta, dan Fasilitator. Pelatihan diikuti total 40 peserta yang berasal dari berbagai lokasi antara lain Kota Palangka Raya, Kab. Murung Raya, Kab. Sukamara, Kab. Seruyan, Kab. Kotawaringin Barat, Kab. Gunung Mas, dan Kab. Lamandau. *#TIM#* www.lintasberita1.com