PALANGKA RAYA. lintasberita1.com – Personel Satbrimob Polda Kalteng kembali laksanakan latihan Anti Anarki untuk mengurai massa yang bertindak anarkis ataupun merusak fasilitas umum. Latihan dilaksanakan dibeberapa titik yaitu di Bundaran Besar, Kantor KPU Provinsi Kalteng dan Mapolda Kalteng. Rabu (14/10/2020) pagi.
Adanya aksi damai mengenai RUU Omnibus Law yang berakhir ricuh diberbagai daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Kalimantan Tengah pada tanggal (8/10) pekan lalu menyebabkan banyaknya anggota polri atau bahkan masyarakat itu sendiri yang menjadi korban.
Untuk mencegah kejadian tersebut agar tidak terulang kembali, maka seluruh personel Polda Kalteng melaksanakan latihan sesuai dengan kemampuan dan tupoksi masing-masing.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M melalui Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol Bambang Widjanarko Baiin, S.I.K., M.Si menegaskan kepada seluruh personel agar tidak underestimate terhadap situasi dan keadaan sekitar pada saat pelaksanaan aksi damai yang dilakukan oleh para buruh dan mahasiswa.
“Seperti yang kita ketahui menangani demonstrasi masa seorang anggota polri sangat rentan menjadi korban amukan masa yang bertindak anarkis. Sudah banyak kasus anggota polri yang menjadi korban amukan masa dalam penanganan demonstrasi yang sudah di tahap merah,” ungkap Bambang.


