Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah Bidang Kesejahteraan Rakyat, Duwel Rawing, menyatakan pemahaman tentang kemajuan teknologi di era digital saat ini sangat penting.

Hal ini dikarenakan kemajuan teknologi dan perubahan gaya hidup di era digital membuat akses informasi menjadi lebih mudah.

Namun, minat baca masyarakat, termasuk anak-anak, juga menurun.

“Oleh karena itu, orang tua harus menanamkan budaya baca kepada anak sejak dini. Peran orang tua sangat penting dalam menumbuhkan minat baca anak,” kata Duwel Rawing, Rabu (14/08/2024).

Duwel menyimpulkan, orang tua harus dibekali dengan kemampuan membimbing dan memberikan edukasi tentang manfaat membaca agar pengetahuan anak bertambah.

“Jadi, jangan sampai anak diperlakukan dengan cara yang memaksa atau emosional,” katanya.

Sebaliknya, menurutnya, orang tua harus memberikan dukungan dan menciptakan lingkungan yang mendorong anak untuk gemar membaca.

Salah satu cara orang tua dapat mendukung anak-anaknya adalah dengan membantu mereka membeli buku bacaan atau bahan ajar yang menarik.

Salah satunya berupa buku cerita pop-up atau buku yang menyampaikan informasi melalui ilustrasi yang menarik.

“Selain itu, orang tua juga dapat membacakan buku bersama anak-anaknya, sehingga mereka dapat menjadi panutan bagi anak-anak dalam menumbuhkan minat baca,” ucapnya.

Politikus senior ini menyatakan, menumbuhkan kecintaan membaca pada anak memiliki banyak manfaat positif, termasuk menambah wawasan dan memperkaya kosa kata.

“Oleh karena itu, dibandingkan dengan bermain ponsel pintar, membaca dapat menjadi kegiatan yang lebih menyenangkan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan anak,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, ada tantangan dalam menumbuhkan minat baca pada anak di era digital saat ini.

“Namun dengan dukungan orang tua yang memahami pentingnya minat baca, anak-anak dapat mengembangkan keterampilan membaca yang baik dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih terdidik,” pungkas Duwel Rawing. *#TIM#* www.lintasberita1.com